Akhirnya, Ji-an merasa yakin bahwa emosi Eun-hwan telah berpindah kepadanya. Ia mendapat pujian atas aktingnya karena akhirnya bisa memahami emosi orang lain, berkat transferensi emosi dari Eun-hwan. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar Eun-hwan menjadi manajernya dan membantunya mendalami dunia akting. Sementara itu, situasi Eun-hwan semakin memburuk karena ia menolak tawaran posisi terapis di J.An Entertainment dan terpaksa menutup kliniknya akibat tindakan disiplin dari Asosiasi. Akankah ia menerima usulan Ji-an?


